TUGAS GURU | Ustadz Abdullah Zein

 Ustadz Abdullah Zein | Sabtu, 20 Desember 2025
Icakan Ciamis Jawa Barat

بسم الله الرحمن الرحيم

PENDIDIKAN

Pendidikan ditujukan untuk membentuk orang baik. Mengaji, menghafal, mondok hanyalah sebagai salah satu sarana dan tujuan akhirnya adalah mengamalkan dan membentuk seseorang menjadi Baik.

Saat ini, kenapa bisa terjadi ketimpangan perliaku-perilaku positif yang dilakukan dipesantren mengapa sangat sulit untuk dilaksanakan dirumah? kenapa hafalan-hafalan hanya sebatas difikiran tapi tidak diterapkan ? Maka kita harus intropeksi dari hal ini

Apa itu orang baik ?

Orang baik adalah orang yang memiliki kebaikan kepada 2 jalur :

  1. Baik hubungannya dengan Allah 
  2. Baik hubungannya dengan Manusia
dan ini berlaku dimana saja serta kapan saja. Sebab usia kematian tidak menunggu kita berada dimana dan kapan waktunya tiba

Hubungan yang baik, tidak seperti kaos kaki yang dipakai dan dilepas

Baik hubungan dengan manusia, misalnya kepada orang tua, Membantu. Mampu hidup mandiri

Kenapa kita harus menjadi orang baik ?
Sebab, orang yang baik akan mendapatkan keuntungan Ganda. Yaitu keuntungan di Dunia dan Keuntungan di Akhirat.

KEUNTUNGAN ORANG YANG BAIK DI DUNIA
  1. Ketenangan hati seperti tidur nyenyak, hidupnya ringan dan tidak gampang baper, ketika gagal tidak panik berlebihan, melihat teman sukses tidak iri, shalat dan baca alquran dengan tenang, dan tidak memikirkan terburu buru kapan ini selesainya namun kita nyaman menjalaninya.
  2. Dihargai orang lain, dihormati, disegani. karena orang yang baik ini akan menerapkan perilaku jujur, sopan, bisa membawa dirinya dimana saja, senyum, sapa, salam senantiasa diterapkan
KEUNTUNGAN ORANG BAIK DI AKHIRAT
Berupa pahala-pahala yang sudah Allah dan Rasulnya janjikan. Kita sebagai muslim memiliki perbedaan dalam dunia pendidikan daripada orang-orang yang non muslim, yaitu adanya janji pahala dari Allah sebagai balasan abadi di akhirat kelak.

Firman Allah bahwa ciri orang bertaqwa adalah ia yang beriman kepada yang ghoib yaitu Allah dan Hari akhir, Memuliakan tetangga, Mengucapkan yang baik atau diam.


Ternyata, untuk menjadi orang baik itu tidak mudah...
Ada banyak sekali rmasalah yang pasti dihadapi oleh seseorang dalam berbuat kebaikan, terangkum oleh ustadz dalam 2 kategori, yaitu :
  1. Tidak Tahu
  2. Tidak mau
Orang yang tidak tahu, maka penyelesaiannya mudah yaitu dengan diberi tahu
tetapi, ketika orang nya Tidak mau maka orang seperti ini harus diberi motivasi, dan disinilah tugas guru berperan juga berfungsi

Ada 2 Tugas guru :
  1. Memahamkan murid
  2. Memotivasi murid

MEMAHAMKAN MURID

Ketika seorang anak tidak mengaji, tidak menambah hafalan, berkata kasar sebaiknya jangan dulu melakukan justifikasi. karena bisa jadi seorang anak belum faham dengan yang terjadi, tugas guru adalah memahamkan
Banyak sekali saat ini metode cara mengajar anak, fasilitas yang lengkap dan hal-hal yang sifatnya mahal namun ternyata tidak membuat anak faham. Ketika kita mengajar sesuatu maka kita perlu melihat wajah murid-murid kita apakah mereka mengerti atau tidak ?
Jangan sampai kita melakukan intimidasi kepada murid-murid kita sendiri.


Rasulullah SAW, mendidik anak dengan berbagai metode, siapapun yang mendengar apa yang rasul sampaikan akan mudah memahami. Tugas guru adalah menyederhanakan apa yang disampaikan untuk anak, gunakan bahasa yang sederhana dan contoh aplikatif bukan hanya perkataan salaf atau dalil-dalil

Misalnya tentang jujur, maka harusdiberikan contoh aplikatif bahwa jujur itu dalam hal apapun dan dimanapun. Jangan sampai, anak didik kita tau jujur namun kebingungan cara menerapkan jujur pada kenyataannya.

MEMOTIVASI MURID

Motivasi yang perlu dibangun oleh guru untuk murid adalah motivasi internal (Kesadaran)
Saat ini, marak terjadi memotivasi murid dengan cara yang instan, misalnya kekerasan fisik. Murid mungkin akan mengikuti apa yang kita inginkan, tetapi karena ini cara instan maka akan cepat lupa dan tidak akan bertahan lama

Efeknya akan berbeda ketika kita bisa lebih sabar dalam memotivasi mereka, misalnya dengan nasihat yang baik dan memang hal ini membutuhkan waktu yang cukup lama, namun ketahanannya membangun kesadaran juga akan terus tumbuh dan bertahan lebih lama.

Rasulallah SAW saja menyampaikan kebenaran (Al Quran) selama kurang lebih 23 tahun.

Cara yang perlu kita lakukan dalam memberikan motivasi :
  • Menyebutkan keuntungan di dunia
  • Menyebutkan keuntungan di akhirat
  • Memberikan teladan

Wallohu'alam bisshowab

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran Keluarga dalam Membangun Generasi Emas

SKRIPSI DAN ARTIKEL | ANALISIS METODE KOMUNIKASI DI TK MGI ISLAMIC SCHOOL KAWALI